Kabupaten Bekasi – Pelayanan pengamanan kegiatan audiensi antara Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Bekasi dengan Plt. Bupati Bekasi yang digelar di Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (06/04/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


Kegiatan tersebut mendapatkan pengamanan ketat dari jajaran Polres Metro Bekasi bersama unsur gabungan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjamin keamanan penyampaian aspirasi masyarakat secara demokratis dan bertanggung jawab.


Sebanyak 422 personel pengamanan diterjunkan, dipimpin oleh AKBP Alin Kuncoro selaku perwira pengendali Pengamanan yang juga menjabat Plt. Wakapolrestro Bekasi, didampingi Kapolsek Cikarang Pusat Elia Umboh selaku Kapam Objek. Personel terdiri dari gabungan Polres dan Polsek rayonisasi, BKO Polda Metro Jaya, Satpol PP, hingga Pamdal.


Audiensi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua DPRD Ade Sukron, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, serta unsur Forkopimda dan perwakilan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus.


Sekitar 100 massa aksi yang dipimpin oleh Mustakim selaku koordinator lapangan menyampaikan berbagai aspirasi strategis kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Isu yang diangkat meliputi sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, reformasi birokrasi, ketenagakerjaan, pengelolaan BUMD, hingga mitigasi bencana dan tata ruang.


Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Mereka juga menyoroti perlunya respons cepat pemerintah terhadap berbagai persoalan tanpa harus menunggu viral di ruang publik.


Audiensi kemudian dilanjutkan di Gedung Wibawa Mukti dengan sesi dialog interaktif antara mahasiswa dan pemerintah daerah. Berbagai tanggapan disampaikan oleh Plt. Bupati Bekasi beserta jajaran, mulai dari rencana audit forensik RSUD, peningkatan kualitas pelayanan publik, prioritas pembangunan infrastruktur, hingga komitmen transparansi dalam pengelolaan BUMD dan penanganan isu ketenagakerjaan.


Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menegaskan akan membuka ruang komunikasi yang lebih luas, serta menindaklanjuti setiap aspirasi secara konkret dan terukur. Di sisi lain, DPRD Kabupaten Bekasi menyatakan kesiapan dalam menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong kolaborasi aktif dengan mahasiswa.


Menjelang akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan kesepahaman antara perwakilan mahasiswa dan pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal pembangunan Kabupaten Bekasi ke arah yang lebih baik.


Sekitar pukul 17.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib, sementara situasi tetap dalam keadaan aman dan kondusif berkat pengamanan yang humanis dan profesional dari aparat gabungan.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan elemen mahasiswa dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan daerah melalui dialog konstruktif.


Mari sampaikan keluhan, masukan, maupun informasi secara langsung kepada Bunda Kapolres Metro Bekasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi.


📲 WhatsApp Bunda Kapolres

0813-8399-0086


☎️ Call Center Polri

110 (Khusus Kabupaten Bekasi)


📞 Pengaduan 24 Jam

0811-1939-110


Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, silakan segera menghubungi nomor-nomor tersebut.


#PolriUntukMasyarakat #BekasiKondusif #AspirasiMahasiswa #PengamananHumanis #CikarangPusat