Nasep Zulkarnain, Anak Muda Bekasi yang Siap Bawa Semangat Santri ke Malaysia, Singapura dan Thailand
BEKASIURBANCITY.CO.ID — Kabar membanggakan datang dari kalangan mahasiswa asal Bekasi. Nasep Zulkarnain, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina Cikarang, berhasil lolos seleksi sebagai peserta International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 7 Tahun 2026.
Kelolosan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Nasep, yang merupakan alumni Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) An-Nur Indonesia. Melalui program internasional tersebut, ia dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 25–30 November 2026.
Berdasarkan Letter of Acceptance (LoA) bernomor B-1588/SK/01/IC-SM 7/IX/2026 tertanggal 25 September 2026, panitia secara resmi menyatakan Nasep Zulkarnain lulus sebagai peserta International Conference Santri Mendunia Batch 7.
Nasep mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang berhasil diraihnya melalui proses seleksi karya tulis ilmiah. Baginya, keberhasilan tersebut bukan sekadar kesempatan untuk mengikuti kegiatan di luar negeri, melainkan juga menjadi ruang untuk mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan mengasah kemampuan komunikasi di lingkungan internasional.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini. Bagi saya, ini bukan sekadar perjalanan ke luar negeri, tetapi kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membuktikan bahwa santri juga mampu mengambil peran dalam forum internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi identitasnya,” ungkap Nasep.
Dalam rangkaian ICSM Batch 7, peserta direncanakan mengikuti sejumlah agenda, di antaranya presentasi karya tulis ilmiah (paper), debat, diskusi lintas budaya, serta kunjungan ke sejumlah destinasi edukasi dan religi. Beberapa agenda yang menjadi perhatian Nasep adalah kunjungan ke percetakan Al-Qur’an di Malaysia dan destinasi religi Sleeping Buddha.
Ketertarikan Nasep terhadap dunia komunikasi, public speaking, dakwah, dan kepemimpinan menjadi salah satu motivasinya dalam mengikuti program tersebut. Sebagai mahasiswa semester tiga Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, ia ingin menjadikan pengalaman internasional ini sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik sekaligus memperluas perspektif mengenai komunikasi lintas budaya.
Tidak hanya aktif di bidang akademik, Nasep juga mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Paramadina Cikarang. Di luar aktivitas kampus, ia turut mengembangkan diri sebagai content creator yang berfokus pada konten public speaking dan dakwah.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dari kegiatan internasional tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Ia ingin membagikan ilmu, pengalaman, dan inspirasi kepada lingkungan kampus, khususnya anggota DKM Paramadina Cikarang serta mahasiswa lainnya.
“Saya berharap pengalaman ini nantinya bisa memberikan manfaat yang lebih luas. Apa yang saya pelajari ingin saya bagikan kembali kepada teman-teman di kampus, sehingga semakin banyak anak muda yang berani mengambil kesempatan, mengembangkan kemampuan, dan membawa nilai-nilai kebaikan melalui komunikasi,” tuturnya.
Nasep juga berharap partisipasinya dalam ICSM Batch 7 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Cikarang dan Kabupaten Bekasi. Menurutnya, latar belakang pendidikan maupun lingkungan bukanlah penghalang untuk terus berkembang dan berkontribusi di tingkat yang lebih luas.
Melalui perjalanan tersebut, ia ingin menyampaikan pesan bahwa anak muda, termasuk para alumni pesantren, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, dan menunjukkan kapasitasnya di forum internasional.
Kisah Nasep menjadi salah satu gambaran bahwa potensi generasi muda daerah perlu mendapatkan ruang apresiasi dan publikasi. Semangat belajar, keberanian mengambil peluang, serta keinginan untuk membawa manfaat bagi lingkungan merupakan nilai positif yang patut menjadi inspirasi bersama.
Melalui publikasi ini, CikarangRelate.com turut memberikan ruang bagi cerita dan potensi anak muda Cikarang serta Kabupaten Bekasi yang berprestasi, aktif, dan memiliki semangat untuk berkembang.
Partisipasi Nasep dalam International Conference Santri Mendunia Batch 7 diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus langkah awal untuk menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat setelah mengikuti rangkaian kegiatan internasional tersebut.

0 Komentar